Even Heroes need Heroes!

September 16th, 2011 by haikalananta

Jakarta, 16 Sept. 2011

Hi all,

Setelah postingan terakhir kemarin, ada satu hal simpel dan sepele lagi yang menyengat gw dan pengen share ini ke para pembaca semua. Kalau pernah denger lagunya Five for Fighting yang judulnya Superman, ada satu hal yang bikin kita harusnya sadar even a hero like Superman needs a hero too. Sebenernya, awal dari semua ini adalah tweet dari Bapak Dino Pattidjalal (@dinopattidjalal) yang sama kayak judul postingan kali ini: “Even heroes need heroes” dan gw percaya memang demikian. Layaknya ungkapan “There is a great woman behind every successful man.”

Sekarang coba aja liat, Superman juga butuh jagoan lain seperti Lois Lane, Spiderman butuh Mary Jane dan Goblin Junior, Batman didampingin Sidekick setia Robin dan Cat woman, dan lain-lain. Sekuat-kuatnya hero pasti ada masanya dimana dia juga di titik terlemah. Maka pada saat itu ia butuh bantuan juga dari yang lain.

The death of Superman

Dari kecil gw selalu memimpikan diri sebagai hero (akibat terlalu sering di cekokin ultraman dan power ranger dari kecil). Bisa nyelamatin dunia, dikelilingi wanita-wanita cantik, nama gw terkenal kemana-mana dan gw jadi panutan dan role model at least buat anak-anak bocah. Tapi seiring berjalannya waktu, gw tersadar bahwa jadi kayak superman itu gak mungkin kecuali manusia planet krypton itu bener-bener ada, atau jadi kayak ultraman yang bisa berubah segede-gede gunung Himalaya ditumpuk 2 kecuali emang planet ultra itu juga ada dan orang biasa, tinggal di Indonesia yang badannya kerempeng-kerempeng kayak gw ini bisa dikasih kekuatan kayak para ultraman yang ada di film-filmnya.

Balik lagi ke topik utamanya, walaupun yang terjadi sekarang gw bukan jadi SUPER hero kayak yang gw sebutin tadi, at least gw pengen bisa jadi hero bagi orang-orang yang menganggap gw demikian or at least biarkan gw punya impian bisa jadi hero supaya gw bisa tetep berguna bagi orang-orang di sekitar gw.

Superman

by: Five for Fighting

I can’t stand to fly
I’m not that naive
I’m just out to find
The better part of me
I’m more than a bird…I’m more than a plane
More than some pretty face beside a train
It’s not easy to be me

Wish that I could cry
Fall upon my knees
Find a way to lie
About a home I’ll never see

It may sound absurd…but don’t be naive
Even heroes have the right to bleed
I may be disturbed…but won’t you concede
Even heroes have the right to dream
It’s not easy to be me

Up, up and away…away from me
It’s all right…you can all sleep sound tonight
I’m not crazy…or anything…

I can’t stand to fly
I’m not that naive
Men weren’t meant to ride
With clouds between their knees

I’m only a man in a silly red sheet
Digging for kryptonite on this one way street
Only a man in a funny red sheet
Looking for special things inside of me
Inside of me
Inside me
Yeah, inside me
Inside of me

I’m only a man
In a funny red sheet
I’m only a man
Looking for a dream

I’m only a man
In a funny red sheet
And it’s not easy, hmmm, hmmm, hmmm…

Its not easy to be me

“13″

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Print this article!
  • Digg
  • Facebook
  • Google

Indonesia oh Indonesia…

September 13th, 2011 by haikalananta

Jakarta, 13 September 2011

Hi all,

Udah lama nih yak kita gak berjumpa. Sehabis jam kantor, gw sempatkan untuk post karena ada hal yang menurut gw sepele tapi emang bener kejadian di negeri ini. Oh ya postingan ini merupakan repost dari postingan orang di forum detik.

100 Fakta Orang Indonesia dan Orang-orangnya:

bang-foke2

1. “Kapan libur?” merupakan suatu pertanyaan yang sangat sering ditanyakan oleh orang Indonesia

2. anak-anak kecil di Indonesia lebih hafal lagu-lagu pop, rock, dan semacamnya daripada lagu-lagu wajib nasional Indonesia (bahkan lagu Indonesia Raya)

3. Ancol selalu ramai di hari Lebaran dan Tahun Baru

4. artis-artis Indonesia yang sudah kurang laku, mencoba peruntungan di dunia politik

5. bahasa gaul dan bahasa SMS adalah salah satu bahasa wajib di Jakarta

6. banyak orang yang tidak membeli karcis KRL Ekonomi, padahal harganya rata-rata hanya berkisar antara Rp1.500,00 – Rp2.500,00

7. banyak yang menuntut hak padahal mereka belum melakukan kewajiban

8. berbicara dengan bahasa daerah di tengah-tengah orang-orang yang tidak mengerti bahasa tersebut adalah suatu kepuasan batin

9. cinta ditolak? Dukun bertindak!

10. dangdut sangat digemari oleh masyarakat luas

11. di Indonesia, seseorang bisa jatuh pingsan ketika bertemu dengan idolanya

12. di Indonesia, setiap guru Bahasa Indonesia memiliki persepsi yang berbeda-beda tentang Bahasa Indonesia, tidak ada yang sama. Jawaban mengenai satu soal EYD (misalnya) bisa menjadi sangat rumit dan beragam (berbeda-beda) bila ditanyakan oleh guru-guru Bahasa Indonesia dari Sabang sampai Merauke

13. di setiap pesantren, Kiyai tidak pernah salah

14. di setiap truk-truk pengangkut barang biasanya terdapat gambar-gambar lukisan wanita di bagian belakang

15. di universitas-universitas di Indonesia banyak remaja yang berminat belajar di Fakultas Hukum

16. diberhentikan oleh polisi lalu lintas berarti harus siap-siap merogoh kocek Anda

17. Dufan adalah tempat yang cocok untuk berbagai masalah asmara dan percintaan

18. film horor selalu menjadi suatu tontonan yang ramai ditonton

19. hampir 80% tayangan stasiun televisi swasta di Indonesia adalah sinetron-sinetron yang tidak mendidik

20. hampir semua orang menyukai masakan Padang

21. hampir tidak ada orang yang mengatakan “naik bus Transjakarta”, tapi orang-orang akan mengatakan, “naik Busway”

22. hukum di Indonesia sangat payah

23. iklan-iklan SMS registrasi sangat mewabah di Indonesia

24. Jakarta itu keras

25. Jakarta selalu banjir

26. Jakarta selalu macet

27. jalan-jalan berlubang di Jakarta dan sekitarnya rata-rata baru diperbaiki ketika akan ada pemilihan lurah, camat, walikota, atau gubernur

28. kata-kata yang sangat mudah diucapkan oleh orang Indonesia adalah kata “maaf” (tapi kemudian diulangi lagi)

29. kebiasaan orang Jakarta salah satunya adalah pergi mudik ketika mendekati Lebaran dan kemudian membawa sanak saudara lainnya dari kampung untuk ikut tinggal di Jakarta

30. kebutuhan paranormal di Indonesia tidak akan pernah habis

31. kebutuhan sex remaja semakin meningkat

32. kehidupan malam di Jakarta sangat “wow”

33. kejujuran adalah hal yang kurang populer di negeri ini

34. ketika perut kosong, orang-orang bisa menjadi anarkis, tapi akan menjadi kalem bila perut sudah terisi

35. korupsi adalah hal yang lazim di Indonesia

36. korupsi tidak selalu identik dengan uang

37. koruptor punya link yang sangat bagus sehingga tidak perlu khawatir akan tindakannya

38. KRL Ekonomi di Jakarta selalu penuh sesak di pagi hari

39. KRL terlambat bukan suatu masalah baru

40. liburan ke Bali berarti orang kaya

41. mayoritas mahasiswa hobi berdemo

42. maling ayam biasanya dihabisi dan dipukuli oleh masyarakat (paling parah dibakar)

43. masalah penipuan, pembajakan, dan pemalsuan, Indonesia ahlinya!

44. masalah-masalah di Indonesia tidak pernah selesai karena di Indonesiaberlaku tiga macam sudut pandang, yaitu dari sisi teologi (agama), metafisik (supranatural), dan ilmiah, sedangkan negara-negara maju tidak lagi memandang suatu masalah dari sudut pandang metafisik dan teologi, hanya dari masalah ilmiah saja. Ketiga sudut pandang ini tidak akan pernah bisa menyatu, itulah salah satu alasan mengapa Indonesia tidak maju-maju

45. maskapai penerbangan Indonesia sangat berani terbang bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun

46. masyarakat muslim di Indonesia tidak pernah merayakan sholat Idul Fitri secara serempak karena masing-masing merasa paling pintar dan paling benar

47. mayoritas supir-supir angkutan umum di Jakarta adalah oran Batak dan orang Minang

48. menambahkan gelar “haji” setalah pergi ke Tanah Suci adalah suatu keharusan

49. mengemis adalah salah satu pekerjaan para perantau yang kurang berhasil di Jakarta

50. mengerjai junior ketika ospek merupakan suatu kesenangan dan kepuasan tersendiri bagi para senior

51. mengucapkan janji sangatlah mudah, tapi melaksanakannya?

52. menjadi rombongan kampanye suatu partai adalah salah satu hobi masyarakat Indonesia

53. merokok di tempat umum (bahkan dalam angkatan umum) adalah biasa dan terkesan tidak mengganggu sekitar

54. metode menyontek di kalangan pelajar semakin lama semakin berkembang dan canggih

55. musuh nomor satu angkutan umum adalah pengendara motor

56. musuh para pengendara mobil adalah segala angkatan umum ditambah pengendara motor

57. ngekost berarti bebas dari kekangan orang tua

58. orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih pintar dari orang lain

59. orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih religius dari orang lain

60. orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa lebih tahu segalanya

61. orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu merasa yang paling benar

62. orang Indonesia adalah orang-orang yang selalu protes

63. orang Indonesia adalah orang-orang yang tidak bisa menerima kekalahan dengan lapang dada

64. orang Indonesia adalah orang-orang yang tidak takut mati

65. orang Indonesia adalah orang-orang yang unik yang masih ada di dunia ini

66. orang Indonesia gemar mencaci maki dengan kata-kata kotor, seperti: A****g! B**i! M****t! T*i! Dan kata-kata kotor lainnya yang berhubungan dengan alat vital manusia

67. orang Indonesia gemar menggunakan istilah asing dalam berbagai percakapan

68. orang Indonesia kadang lebih Inggris daripada orang Inggris sendiri

69. orang Indonesia sangat menyukai junk food

70.orang Indonesia bahkan lebih Arab daripada orang Arab itu sendiri

71. orang Indonesia selalu mengeluh, tapi tidak pernah mau bertindak

72. orang Indonesia selalu membuat hal sederhana menjadi hal yang rumit

73. orang Indonesia tidak pernah mau belajar dari kesalahan dan terus mengulangi kesalahan-kesalahan tersebut

74. orang Indonesia tidak pernah mau mengerti dan menghargai orang lain

75. orang-orang cinta Jakarta sekalipun hidupnya tidak tenang di kota ini

76. orang-orang dulu mendukung SBY, tapi ketika jadi presiden, tidak sedikit orang yang menghinanya bahkan minta turun dari jabatannya, tapi yakinlah, ketika pemilu nanti orang-orang akan kembali memilih SBY

77. orang-orang Indonesia senang membuang kata-kata “jangan”, seperti JANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN, menjadi buang sampah sembarangan, lalu, JANGAN MENYELAK, menjadi menyelak, JANGAN MENYONTEK, menjadi menyontek, dan sebagainya

78. orang-orang yang duduk di DPR tidak pernah merasa cukup dengan gaji yang diterimanya

79. orang-orang yang duduk di lembaga legislatif negara sangat gemar melakukan kegiatan studi banding di negara-negara lain

80. orang-orang yang sportif adalah kaum minoritas

81. pengendara motor selalu ada di barisan terdepan di lampu merah

82. pengendara motor selalu kabur ketika melakukan kesalahan

83. pengendara motor selalu lebih galak walaupun sebenarnya dia yang salah

84. pengendara motor selalu tergesa-gesa seperti dikejar setan

85. pengendara motor tidak pernah mau disalahkan

86. pengendara motor tidak pernah mau mengalah

87. pengendara motor tidak pernah taat aturan

88. PNS adalah salah satu pekerjaan yang diminati masyarakat Indonesia

89. prinsip “mangan ora mangan yang penting ngumpul” sangat berlaku diJakarta

90. rasa kesukuan di Indonesia sangat kuat daripada rasa nasionalisme terhadap Indonesia sendiri

91. rata-rata orang Indonesia pelit (bukan hemat)

92. rata-rata orang Indonesia selalu meninggikan anak-anak IPA dan menganggap remeh anak-anak IPS (padahal mayoritas anak IPA ketika kuliah nantinya memilih IPS)

93. rata-rata wanita Indonesia sangat senang bila mempunyai pacar orang asing (bule)

94. reformasi sangat dijunjung tinggi di negeri ini

95. remaja wanita sangat menyukai film horor

96. salah satu pemikiran remaja-remaja Indonesia adalah, free sex? Why not? Yang penting save sex

97. salah satu prinsip orang yang punya kekuasaan atau memiliki peran yang penting dalam sautu hal adalah, “Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah? Kalau bisa diperlambat, kenapa harus dipercepat?”

98. semua restoran, rumah makan, dan warung makan pasti akan selalu ramai di saat waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan

99. seni dari naik KRL Ekonomi adalah ketika orang tersebut bisa duduk di atas atap gerbong kereta dengan nyaman

100. sepeda motor adalah kendaraan favorit masyarakat Jakarta

Fix sih ini postingan simpel, ngakak tapi memang begitulah adanya… Indonesia oh Indonesia…

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Print this article!
  • Digg
  • Facebook
  • Google

Never Ending of Learning

June 20th, 2011 by haikalananta

Jakarta, 20 June 2011

Tuntutlah ilmu hingga ke negeri Cina
Tuntutlah ilmu hingga ke liang lahat

Gak kerasa udah hampir setahun gak ada posting yang benar-benar bermutu karena beberapa postingan terakhir lebih mirip ke curhat di blog daripada membagi sesuatu. Agak gak pas sih sama judul dan esensi dasar dari blog karena banyaknya curhatan yang agak gak penting di beberapa postingan terakhir tapi ya sudahlah mari kita buka lembaran baru. Eniwei, itu postingan pertama gw setelah menjadi seorang pekerja swasta di ibukota. Kagak kerasa aja udah abis aja masa gw sebagai mahasiswa S1, titik awal memulai blog ini tercipta.

Setelah lulus di bulan oktober ceria, kehidupan berlanjut belajar di United Nations Information Center (UNIC) Jakarta. Gw belajar hal-hal baru dan memperdalam hal-hal yang sudah pernah gw pelajari. Satu hal yang pasti, gw sangat menikmati masa yang singkat di UNIC Jakarta secara salah satu impian terbesar gw adalah menjadi bagian dari United Nations, paling tidak ini udah bisa jadi awal yang cukup menggembirakan.

Beralih ke November kelabu. Gimana nggak, mana ada orang wisuda sakit kayak mau pingsan. Boro-boro mau foto-foto ama seluruh masyarakat ESP UNPAD, mau jalan aja napas udah megap-megap serasa udah mau ambruk aja. Tapi biarkanlah anggap saja itu bagian dari belajar dan pesan terselubung bahwa gw harus bisa wisuda lagi. Lebih ceria, lebih energik, lebih berkesan dari sekedar foto dengan Rektor.

Eniwei, agak bingung sih nyambungin apa yang pengen ditulis dengan judul di atas. Judulnya sounds very very philosophical. Kayak yang gw itu filsuf banget make judul kayak di atas tapi gak apa-apa lah ya sekali-sekali. LOL.

Kawan, dari semua fase kehidupan gw selama 21 tahun 1 bulan 19 hari, gak ada yang namanya berhenti belajar. Bahkan orang-orang yang putus sekolah juga bukan berarti mereka putus belajar. Kayak pesan awal dari blog ini, belajar yang utama itu dari alam semesta, \”When the world is talking to you in different ways\”. Tiap fase dalam kehidupan itu adalah pelajaran. Beruntunglah orang-orang yang bisa belajar di institusi formal kayak sekolah dan kursus-kursus karena dengan itu belajar mereka lebih terstruktur dan tertata, ada langkah-langkah yang harus dicapai sehingga mempermudah menyerap ilmunya. Tapi bukan berarti yang gak pernah belajar di institusi formal itu lebih jelek. Bisa jadi mereka lebih jago dari orang-orang yang belajar di institusi formal itu, mereka belajar dari alam semesta. Mereka belajar dari hal-hal simple, dari fenomena alam, dari tingkah laku manusia dari tiap tutur bahasa.

Seminggu yang lalu sebuah obrolan singkat sama temen gw di kampus, gw cerita bahwa banyak orang sudah menetapkan belajar mereka berakhir selepas kuliah entah DI, DII, DIII, DIV, S1, S2, atau pun S3. Setelah itu adalah bekerja, menikah, punya anak, pensiun, nimang cucu dan MATI. Udah aja gitu terus berjalan, statis, lempeng. Gak tau kepikiran apa nggak tapi harusnya kan belajar itu sepanjang hayat. Entah apa yang dipelajari, tapi haruslah semangat mempelajarinya karena gw yakin gak ada ilmu yang sia-sia even kalo ilmu nya adalah ilmu copet (Bukan berarti luw boleh jadi pencopet juga).

Sekarang ini banyak hal yang sedang gw pelajari. Baik ilmu-ilmu yang bermanfaat di dunia kerja maupun di dunia pertemanan sehari-hari. Belajar mengenal diri sendiri, belajar mengenal lingkungan kerja, belajar memahami kawan-kawan kita, belajar membagi waktu dengan keluarga, belajar untuk menjadi pacar yang lebih baik.

Kadang, kalau pas pulang naik bis, gw suka kepikiran ketika denger pengamen nyanyi atau tukang baca puisi di bis perform. Gak sering memang, tapi beberapa dari isi entah lagu atau puisi mereka seperti sedang mencoba mengajari dan mengingatkan gw akan sesuatu. Tentang makna syukur, tentang arti keluarga, tentang apa pun just like the Universe is trying to tell me something about life that I ever forget it.

Kawan, bukannya naif tapi sekali-sekali ketika cermati apa yang sering terlupakan oleh orang-orang yang belajar di institusi formal diingatkan oleh mereka-mereka yang belajar dari alam, dari jalanan, dari sekitar. Di tempat gw berada sekarang, gw bukanlah yang terbaik karena ketika sudah merasa yang terbaik maka kita akan enggan untuk belajar lagi.

Life is a never ending learning process because when we are dead, it will stop and reach the end.

-fin-

“13″

Share and Enjoy:
  • del.icio.us
  • Mixx
  • Print this article!
  • Digg
  • Facebook
  • Google